5 Alasan Melakukan Recovery Windows 11, Perlukah Anda?
Tentunya saja perlu dan pastinya ada beberapa alasan untuk melakukan recovery pada Windows 11 yang anda gunakan. Recoveri Windows 11 tentu saja tidak perlu sering dilakukan kecuali dengan beberapa alasan-alasan.
1. Sistem Berjalan Lambat atau Crash
Ketika pertama kali menggunakan laptop atau PC dengan Windows 11 kita tentunya sangat bersemangat karena sistem berjalan dengan cepat dan reponsif. Ini tentunya membuat aktivitas komputer yang kita lakukan terasa sangat menyenangkan.
Namun dengan berjalannya waktu, semakin banyak yang kita lakukan pada sistem maka performa sistem akan turut berdampak. Aktivitas seperti menginstall dan uninstall, menambah dan menghapus file, browsing, download dapat meninggalkan file-file sampah yang tidak berguna pada sistem. Itu belum termasuk kemungkinan adanya perubahan pengaturan pada registri dan file-file startup.
Menginstall program yang sebenarnya tidak kita gunakan tentu dapat membebani sistem Windows 11 yang berjalan pada laptop atau PC yang kita gunakan. Ini karena sebagai pengguna awam kita tidak tahu apakah ada proses dari program tersebut yang berjalan di latarbelakang atau tidak. Jika memang ada ini tentunya memakan penggunaan resource (sumber daya) komputer dan turut membebani sistem sehingga berjalan lebih lambat.
2. Sistem Tidak Dapat Memulai (Gagal Boot)
Ada beberapa kondisi dimana kita tidak tahu, tiba-tiba sistem Windows 11 tidak dapat memulai. Sistem Windows 11 tidak dapat dimuat karena biasanya ada salah satu file boot yang bermasalah.
Dalam kasus ini recovery Windows 11 perlu untuk dilakukan. Bagi pengguna awam, ini adalah cara mudah untuk bisa mengembalikan sistem yang gagal dimuat (gagal boot). Tapi tentunya kita harus tau dulu bagaimana tahapan-tahapan dalam proses recovery di Windows 11.
Artikel Terkait : Cara Recovery Windows 11 Berserta Langkah dan Penjelasannya
3. Saat Ingin Menjual Laptop atau PC
Adalah tindakan yang bijak jika anda terlebih dahulu membersihkan data-data personal yang anda miliki ketika ingin menjual Laptop atau PC. Salah satu cara membersihkan data-data personal pada laptop atau PC yang ingin di jual adalah melalui recovery Windows.
Karena pada saat proses recovery Windows, anda dapat mengatur apakah anda ingin mempertahankan file-file personal yang anda miliki atau apakah anda ingin membersihkan keseluruhan isi Drive yang terpasang pada laptop atau PC.
4. Terinfeksi Virus dan Malware
Salah satu penyebab kerusakan sistem pada Windows 11 adalah infeksi dari virus dan Malware. Keduanya dapat memperlambat kinerja sistem komputer karena adanya aktivitas tidak normal di latarbelakang.
Aktivitas dari virus dan malware ini dapat mengakibatkan kerusakan atau kehilangan file. Kondisi ini tentunya dapat menyebabkan gangguan. Sistem Windows 11 bahkan bisa kehilangan file-file penting yang dibutuhkan sehingga menyebabkan komputer mengalami crash dan tidak dapat beroperasi.
Jika pembersihan melalui program antivirus tidak berjalan dengan baik, maka fitur recovery yang dimilki Windows 11 merupakan solusi yang baik.
Artikel Terkait : Cara Reset Windows 10 Dengan Fitur Recovery
5. Terjadi Masalah Setelah Penginstalan dan Update
Tidak dapat dipungkiri bahwa terkadang sistem tiba-tiba menjadi tidak stabil atau bahkan mengalami blue screen. Kondisi ini terjadi ketika kita baru saja menginstal program tertentu atau melakukan aktivitas update. Terutama ketika kita melakukan penginstalasian atau update driver pada hardware yang terpasang.
Apalagi ketika driver yang diinstal tidak sepenuhnya kompatible dengan hardware yang terpasang. Hal ini bisa membuat sistem tidak stabil dan mengalami bluescreen. Solusi yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan recovery pada Windows 11 yang kita gunakan.
Itulah 5 Alasan nengapa perlu melakukan recovery pada Windows 11 yang anda gunakan. Jika anda memiliki salah satu dari alasan tersebut di atas, maka anda mungkin perlu untuk melakukan recovery Windows.
Namun sebelum melakukannya, pastikan bahwa anda telah membackup data-data yang anda miliiki sehingga jika terjadi sesuatu pada saat proses recovery, maka data-data anda masih tersimpan dengan baik di tempat yang aman.
