Error E05 Canon MP287 dan Cara Mengatasinya

Error E05 Canon MP287 mungkin tengah anda alami saat ini. Printer diam dan tidak merespon. Display pada printer hanya menampilkan E05. Apa Penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya?.

Beberapa hari yang lalu seorang teman datang membawa printer Canon MP287 yang mengalami error E05. Sama seperti anda, saya pun bingung dan mencoba mencari tahu apa sebenarnya penyebabnya.

Setelah mencari berbagai informasi dan mencoba melakukan perbaikan, akhirnya saya mengetahui penyebab dan bagaimana cara mengatasi error E05 Canon MP287.

Saya pun berharap anda dapat mengatasi error E05 pada printer yang sedang digunakan, dengan mengikuti beberapa panduan di bawah ini.

1. Permasalahan Error E05 Canon MP287

Kita tentunya bingung ketika akan melakukan print, tiba-tiba printer diam dan tidak merespon. Hal pertama yang sebaiknya dilakukan adalah mencari tahu permasalahan apa yang sedang terjadi.

Ketika printer Canon MP287 tidak merespon, ada dua pemberitahuan yang akan kita temukan, yaitu :

  • Tampilnya kode Error pada layar display di printer
  • Jendela Notifikasi printer pada desktop komputer

Pada layar display printer biasanya akan menampilkan kode error tertentu sesuai dengan permasalahan yang sedang terjadi. Dan kali ini yang muncul tentunya kode error E05.

Untuk memudahkan penggunanya, printer akan menampilkan jendela notifikasi pada desktop komputer, mengenai permasalahan yang sedang terjadi.

Contoh jendela notifikasi dari printer yang mengalami permasalahan error E05, dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

Jendela-notifikasi-error-E05-Canon-MP287

Dari pemberitahuan yang ditampilkan dapat kita ketahui bahwa permasalahan sebenarnya terletak pada cartridge printer.

Pada tulisan yang ditampilkan juga terdapat keterangan bahwa, cartridge tidak akui atau tidak terpasang dengan baik sehingga printer tidak dapat mendeteksi adanya cartridge yang terpasang.

2. Penyebab Error E05 Pada Printer Canon MP287

Setelah mengetahui permasalahan yang terjadi, mungkin anda akan memikirkan dua pertanyaan berikutnya.

Mengapa cartridge tidak terdeteksi? dan apa penyebabnya?.

Cartridge tidak terdeteksi dapat mengindikasikan bahwa terdapat penghalang antara chip yang ada pada cartridge dengan pin yang terdapat di dalam rumah cartridge.

Sehingga koneksi antara satu dengan yang lainnya tidak terjalin dan menjadi penyebab mengapa cartridge tidak dikenali.

Ada tiga kemungkinan penyebab cartridge tidak dapat terdeteksi, yaitu :

a. Chip pada Cartridge Kotor atau Rusak

Ini merupakan penyebab pertama yang mungkin terjadi. Konektor chjp pada cartridge kotor sehingga menjadi penghambat hubungan antara chip cartridge dengan pin pada rumah cartridge.

Penyebab ini sering terjadi karena kelalaian pada saat pengisian tinta. Ketika terlalu banyak menyuntikkan tinta ke dalam cartridge, maka ada kemungkinan tinta meluap dan membasahi bagian chip yang ada pada Cartridge.

Chip-cartridge-kotor-penyebab-error-E05-Canon-MP287

Kotornya chip pada cartridge juga bisa terjadi karena kesalahan meletakan jari saat memegang cartridge. Sehingga kotoran dan bekas tinta yang melekat pada jari akan pindah dan menempel pada chip cartridge.

b. Stiker Cartridge Terkelupas

Masalah error 05 pada Canon MP287 juga bisa disebabkan oleh adanya ruang kosong antara chip dan pin. Sehingga cartridge tidak berada dalam presisi yang baik.

Dengan kata lain dapat dikatakan bahwa dudukan cartridge tidak berada pada posisi yang tepat. Hal ini mengakibatkan koneksi antara chip cartridge dan pin pada rumah cartridge tidak berjalan dengan baik.

Kondisi ini bisa disebabkan oleh stiker cartridge yang terkelupas atau adanya benda lain di dalam rumah cartridge, sehingga cartridge tidak terkunci dengan baik pada posisinya



c. Pin Pada Rumah Cartridge (Carriage Unit) Kotor atau Rusak

Kotoran pada pin yang terdapat di dalam rumah cartridge juga bisa menjadi penyebabnya.

Ketika anda meletakkan cartridge yang terkena tinta pada bagian chipnya, maka tinta tersebut juga akan menempel pada pin di rumah cartridge.

Pin-rumah-cartridge-kotor-penyebab-error-E05-Canon-MP287

Masalah error 05 pada Canon MP287 juga dapat disebabkan oleh adanya kerusakan pada bagian pin.

Pemasangan cartridge yang tergesa-gesa dan tidak hati-hati, dapat membuat kawan pin menjadi bengkok.

3. Cara Mengatasi Error E05 Canon MP287

Setelah mengetahui penyebabnya, sekarang kita sudah memiliki sedikit gambaran mengenai cara mengatasi error E05 pada printer yang bermasalah.

Untuk memperbaiki error E05 Canon MP287, anda dapat mengikuti beberapa langkah di bawah ini :

a. Bersihkan Chip Pada Cartridge

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah memeriksa chip yang terdapat pada cartridge. Apakah terdapat kotoran yang menutupi permukaan chip?.

Membersihkan-chip-cartridge-untuk-mengatasi-error-E05-Canon-MP287

Bersihkan kotoran berupa debu dan tinta pada permukaan chip dengan menggunakan cotton bud atau tisu halus.

Usaplah secara perlahan agar proses pembersihan tidak merusak chip cartridge. Bila noda membandel, gunakan cairan pembersih yang sesuai untuk membantu proses pembersihan.

Lap dan keringkan dengan tisu halus, kemudian pasang kembali cartridge pada rumahnya. Jika belum membuahkan hasil, cobalah cara yang berikutnya.

b. Rekatkankan Kembali Stiker Cartridge

Periksa stiker pada bagian atas cartridge. Apakah terkelupas dan terangkat ke atas. Jika terangkat, rekatkan kembali stiker pada cartridge menggunakan double tape.

Merekatkan-kembali-stiker-cartridge-untuk-mengatasi-error-E05-MP287

c. Bersihkan dan Perbaiki Pin Pada Rumah Cartridge (Carriage Unit)

Periksa pin atau kawat konektor yang terdapat pada rumah cartridge. Apabila kotor karena terkena tinta, bersihkan menggunakan cotton bud.

Namun perlu diperhatikan bahwa pembersihan harus dilakukan dengan hati-hati dan tidak boleh terlalu menekan pin. Hal ini untuk mencegah kerusakan pada pin di dalam rumah cartridge.

Membersihkan-pin-rumah-cartridge-mengatasi-error-E05-Canon-MP287

Jika anda tidak yakin untuk melakukannya, maka mintalah bantuan pada seseorang yang berpengalaman menangani printer untuk menolong anda.

Jangan menyentuh dan membersihkan pin pada rumah cartridge bila kondisinya dalam keadaan bersih dan bagus.

Lakukan pembersihan hanya jika anda yakin bahwa ada noda tinta yang menempel pada pin

d. Menggunakan Cara Alternatif

Dari berbagai informasi yang saya temukan pada beberapa situs menyatakan bahwa, terdapat sebuah cara alternatif untuk mengatasi cartridge yang tidak terdeteksi.

Cara alternatif yang dapat dilakukan adalah dengan menambahkan lapisan tipis, menggunakan kertas karton pada bagian belakang cartridge.

Hal ini bertujuan untuk memberi sedikit dorongan, agar chip cartridge dapat menyentuh dengan baik pada pin yang ada di rumah cartridge.

Selain itu cara ini dilakukan agar cartridge dapat terkunci pada posisi yang presisi di dalam rumah cartridge.

Merekatkan-lapisan-tambahan-pada-cartridge-Canon-MP287

Saya telah mencoba cara alternatif tersebut, ternyata memang dapat memperbaiki masalah error E05 pada printer Canon MP287.

Namun saya tidak menyarankan pada anda agar menggunakan cara tersebut, karena ada beberapa hal yang semestinya harus kita pertimbangkan terlebih dahulu, yaitu :

  • Kita tidak tahu pasti berapa besar ketebalan lapisan yang diperlukan, agar chip cartridge dapat menyentuh baik tanpa merusak pin di rumah cartridge.
  • Apabila ukuran lapisan terlalu tebal  maka dorongan cartridge ke arah pin akan semakin kuat, sehingga dapat menyebabkan kerusakan pada pin di rumah cartridge.
  • Tekananan cartridge yang terlalu besar juga bisa menyimpangkan arah pin dan dapat mengakibatkan short.

4. Saran

Dari ketiga poin utama di atas, ada beberapa saran yang mungkin bisa membantu anda mengatasi masalah error E05 Canon MP287, yaitu :

  • Coba dan test terlebih dahulu mengganti cartridge yang terpasang dengan cartridge yang masih berfungsi baik dari printer lainnya. Apabila error E05 tidak tampil lagi pada layar display printer maka permasalahannya ada pada cartridge. Gantilah cartridge dengan yang baru.
  • Apabila kondisi cartridge bagus namun error E05 tetap muncul, maka permasalahannya terletak pada rumah cartridge. Gantilah dengan yang baru.

Demikianlah beberapa hal tentang penyebab error E05 Canon MP287 dan cara mengatasinya. Periksalah denagn teliti penyebabnya dan lakukan pertbaikan dengan hati-hati.

Cara Print Dengan Wifi Melalui Sharing Printer

Cara print dengan wifi merupakan satu dari sekian hal yang perlu diketahui oleh para pengguna komputer. Terlebih bagi mereka yang berprofesi sebagai karyawan kantoran.

Karena pada umumnya jumlah printer jauh lebih sedikit dibandingkan dengan jumlah komputer/laptop yang dimiliki oleh karyawan pada sebuah kantor. Sehingga tidak semua meja karyawan akan dilengkapi printer

Bila di meja anda telah disediakan sebuah printer maka sudah seharusnya anda berbangga. Tidak semua pegawai seberuntung anda. Meski demikian tidak perlu berkecil hati bila memang di meja anda tidak terdapat printer.

Anda tidak perlu menyalin file ke dalam flashdisk atau mengangkat laptop untuk mendatangi kabel printer saat ingin melakukan print. Ada cara yang lebih mudah yaitu print dengan wifi melalui sharing printer.

Saat ini hampir sebagian besar kantor memiliki setidaknya satu buah akses point wifi. Ini biasanya digunakan untuk membagi koneksi internet yang ada kepada seluruh staf.

Apabila laptop anda terhubung pada akses point tersebut maka anda dapat melakukan print dengan wifi melalui sharing printer. Atau dengan kata mudahnya berbagi printer melalui wifi.

Pada intinya, kita akan memfungsikan komputer atau laptop yang terhubung dengan printer sebagai server. Selanjutnya server inilah yang akan mengatur agar printer dapat digunakan juga oleh pengguna lainnya yang berada dalam satu jaringan yang sama.

Ada berbagai cara untuk berbagi printer. Namun menurut saya, cara sharing printer di bawah ini merupakan cara yang tergolong mudah untuk melakukan print melalui wifi. Walaupun printer anda meskipun printer anda belum memiliki fasilitas wifi.

Sebelum kita dapat melakukan print dengan wifi, ada beberapa tahapan pengaturan yang harus dibuat terlebih dahulu.

Dan anda setidaknya telah memiliki beberapa persyaratan dasar untuk kebutuhan pengaturan. Beberapa kebutuhan dasar untuk pengaturan sharing printer yaitu:

  • Satu buah akses point Wifi
  • Sebuah komputer/laptop yang terhubung langsung dengan printer (berfungsi sebagai server).
  • Satu buah printer.
  • Satu buah komputer/laptop (sebagai Client)

Jika semuanya telah tersedia, maka langkah selanjutnya adalah mempersiapkan beberapa hal penting di bawah ini :

1. Persiapan Koneksi ke Akses Point Wifi

Hampir sebagian besar kantor biasanya memiliki koneksi internet. Satu koneksi internet tersebut dibagikan keseluruh staf melalui wireless yang berfungsi sebagai akses point. Koneksi wifi inilah yang akan kita manfaatkan untuk berbagi printer.

Agar dapat saling terhubung, koneksikan semua komputer atau laptop ke dalam satu akses point wifi yang sama. Itu artinya jika ternyata terdapat lebih dari satu akses point, maka koneksikan semuanya (server dan client) pada akses point wifi dengan nama yang sama.
Penting untuk diperhatikan bahwa ketika anda mengkoneksikan laptop ke akses point maka anda harus memilih Home network pada bagian Set Network Location.
Dengan cara tersebut nantinya kita dapat membuat sebuah jaringan Homegroup melalui perantara akses point wifi.

Dan selanjutnya, Homegroup tersebutlah yang akan mengatur hubungan dan komunikasi antara semua perangkat yang terhubung.

2. Persiapan Printer dan Komputer untuk Server

Dalam artikel ini, Komputer atau laptop yang bertindak sebagai server adalah komputer pembuat Homegroup. Agar lebih mudah dimengerti dan mudah dibedakan, kita namakan saja dengan istilah komputer server.

Jadi nantinya kita akan membuat Homegroup melalui komputer server dan kemudian membagi printernya ke seluruh Client (perangkat yang terhubung ke dalam jaringan Homegroup).

Sebenarnya pada jaringan Homegroup semua komputer atau laptop yang terhubung, dapat melakukan sharing printer. Namun agar tidak membingungkan, kita hanya akan berbagi printer yang terhubung pada komputer server.

Sebelum melanjutkan pengaturan sharing printer, pastikan anda telah mempersiapkan beberapa hal berikut ini :

  • Driver printer telah terinstall dengan baik pada komputer server.
  • Kabel usb printer telah terhubung dengan baik pada komputer server.
  • Komputer server dapat melakukan print.
  • Komputer  / Laptop server dapat terkoneksi dengan akses point wifi.

Apabila semuanya telah siap, kita akan melanjutkan ke tahapan berikutnya.

3. Membuat Homegroup dan Sharing Printer

Agar dapat melakukan print dengan wifi maka tahapan selanjutnya adalah membuat Homegroup serta mengatur sharing printer.

Pada bagian ini terdapat dua pengaturan yang harus dilakukan, yaitu :

- Pengaturan pada komputer server (warna merah)
- Pengaturan pada komputer client (warna biru)

Pada artikel ini, saya menggunakan sistem Windows 7. Jika anda menggunakan Windows 8 atau Windows 10 maka caranya tidak akan berbeda jauh.

A. Pengaturan Komputer / Laptop Server

Lakukan beberapa pengaturan pada komputer/laptop server dengan mengikuti langkah-langkah di bawah ini:

- Memeriksa koneksi wifi pada komputer server
Sejauh ini, saya menganggap bahwa anda telah terkoneksi dengan baik pada akses point. Namun untuk memastikannya lagi, lakukan langkah berikut ini :

  • Arahkan mouse pada area notifications.
  • Kemudian klik pada icon sinyal wifi.

Jika mengalami kendala, anda dapat melihatnya pada gambar yang terdapat di poin 2).

- Mengatur Set Network Location pada komputer server
Sebagaimana telah disebutkan sebelumnya bahwa, pastikan anda memilih Home network pada bagian Set Network Location. Untuk memastikan dan mengubahnya, ikuti langkah-langkah dengan gambar di bawah ini:

  • Klik sekali lagi icon wifi pada area notifications.
  • Kemudian klik pada Open Network and Sharing Center.

Membuka-Open-Network-and-Sharing-Center-di-komputer-server

Setelah itu akan tampil jendela Network and Sharing Center. Di dalamnya terlihat Network Location yang digunakan pada koneksi wifi anda saat ini.

Pada contoh ini, Network Location yang saya gunakan adalah Public network. Agar dapat melakukan sharing printer melalui Homegroup, maka kita harus berada pada Home network.

Untuk mengubah Publik network -- menjadi -- Home network, anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut ini:

Klik pada tautan yang bertuliskan Public network (seperti terlihat di gambar).

Mengatur-Network-Location-di-komputer-server


Kemudian pada jendela Set Network Location pilih dan klik Home network.

Mengubah-Network-Location-ke-Home-network-di-komputer-server

- Membuat Jaringan Homegroup pada komputer server  
Secara default dan otomatis, anda akan di arahkan ke dalam pembuatan Homegroup. Oleh karena itu selanjutnya akan muncul jendela Create a Homegroup.

Dalam proses pembuatan Homegroup, anda akan diminta untuk melakukan pengaturan sharing di dalam Homegroup. Centang pada tanda printer dan biarkan yang lainnya kosong.

Mengatur-sharing-printer-dalam-Homegroup-di-komputer-server

Kemudian klik Next.

Tunggu sejenak hingga proses pembentukan Homegroup selesai.

Setelah proses pembentukan selesai, anda akan mendapatkan sebuah password untuk Homegroup yang baru dibentuk.

Password-Homegroup-untuk-komputer-client

Password ini yang nantinya akan digunakan oleh komputer Client saat akan bergabung ke dalam Homegroup tersebut. Jadi catatlah dengan baik password tersebut.

Sampai disini pengaturan komputer / laptop server selesai.

B. Pengaturan Komputer / Laptop Client

Selanjutnya adalah mengatur komputer client agar dapat menggunakan printer yang telah di sharing oleh komputer server. Untuk itu ikuti langkah-langkah di bawah ini :

- Mengatur Network Location Pada Komputer Client
Pertama, Samakan terlebih dahulu pengaturan Network Location yang ada di komputer client dengan Network Location yang digunakan oleh komputer server, dengan cara :

  • Klik icon Sinyal Wifi pada Notification Area di sebelah kanan taskbar.
  • Kemudian klik Open network and sharing center.

Membuka-Network-and-Sharing-Center-di-Komputer-Client

Pada jendela Network and Sharing Center, lihat dan amati pada bagian View your active networks. Jika statusnya menunjukkan Public network maka harus diubah terlebih dahulu menjadi Home network. Bisa dilihat pada gambar.

Pengubahan ini dilakukan agar komputer server dan komputer client berada dalam satu jaringan yang sama dan dapat berkomunikasi melalui homegroup.

Untuk mengubah Public network menjadi Home network lakukan langkah-langkah berikut ini :

Klik pada tautan Public network

Mengatur active network di komputer client

Kemudian akan tampil jendela Set Network Location.

Klik Home network yang berada pada pilihan paling atas, sesuai gambar di bawah ini.

Mengubah-Publik-network-menjadi-Home-network-di-komputer-Client

Perlu diperhatikan bahwa jika pada koneksi wifi laptop / komputer client telah menunjukkan status Home network, maka supaya lebih mudah, ubahlah dulu menjadi Publik network kemudian restart komputer client. Ini bertujuan agar wifi dapat mendeteksi secara otomatis Homegroup yang baru saja kita buat pada komputer server.
Setelah anda melakukan klik pada Home network, sistem selanjutnya akan mencari homegroup yang berada dalam jaringan.

- Pengaturan Join a Homegroup Pada Komputer Client
Tunggu sejenak hingga tampil jendela Join a Homegroup, Di dalamnya terdapat lima buah checkbox, yang dapat anda gunakan untuk keperluan berbagi file dan printer.

Kosongkan saja  jika anda tidak ingin berbagi file dan printer ke pengguna lainnya yang ada di dalam homegroup. Namun jika memang dibutuhkan, anda dapat memberi tanda centang pada checkbox sesuai dengan kebutuhan.

Jendela join a homegroup di komputer client

Untuk saat ini, biarkan saja checkbox tersebut dalam keadaan kosong. Klik Next untuk melanjutkan.

- Memasukkan Password Homegroup Pada Komputer Client
Berikutnya akan muncul jendela untuk memasukkan password Homegroup. Ketik password yang sebelumnya telah kita dapatkan pada komputer server (lihat password sebelumnya).

Memasukkan-password-untuk-bergabung-ke-Homegroup

Klik Next untuk melanjutkan.

Sistem Windows akan menghubungkan komputer / laptop client ke dalam homegroup yang telah kita buat. Tunggulah sejenak hingga proses selesai.

Berikutnya akan tampil jendela pemberitahuan bahwa anda telah tergabung ke dalam Homegroup. Klik Finish untuk mengakhiri pengaturan.

Sejauh ini pengaturan Homegroup pada komputer client telah selesai.

C. Pengaturan Printer Pada Komputer / Laptop Client

Selanjutnya kita akan melakukan pengaturan printer. Untuk memastikan apakah printer pada komputer server telah terhubung, kita dapat melihatnya di dalam Devices and Printers di Control Panel. Untuk itu lakukan langkah-langkah berikut :

  • Klik Tombol Start dibagian kanan Taskbar
  • Kemudian pilih dan klik pada Devices dan Printers pada Start Menu.

Masuk-ke-Devices-and-Printers

Seharusnya telah terdapat penambahan printer baru yang merupakan printer yang terhubung langsung dengan komputer server.

Cobalah periksa dengan seksama, apakah printer yang terhubung pada komputer server sudah terlihat dalam daftar printer?.

Pada artikel ini, saya menggunakan printer Canon MP230 yang terhubung pada sebuah laptop (server) dengan nama komputer PANDI-PC.

Jadi pada intinya, Laptop PANDI-FC terhubung langsung dengan printer Canon MP230 dan membagi printernya melalui Homegroup dengan perantara akses point wifi.

Anda dapat melihat detailnya pada gambar di bawah ini.

Memeriksa-Printer-dalam-homegroup-pada-Devices-and-Printers


Sekarang saatnya untuk melakukan Test print dengan wifi melalui komputer Client. Untuk melakukannya ikuti langkah-langkah di bawah ini :

  • Klik kanan pada Printer yang ada di dalam homegroup (dalam contoh ini Canon MP230).
  • Kemudian Klik pada Printer properties.

Membuka-printer-properties pada printers yang di sharing

Selanjutnya akan tampil jendela Properties dari Canon MP230.

Untuk melakukan test print, klik pada tombol Print Test Page.

Melakukan-test-print-dengan-wifi-dari-komputer-client


Jika berhasil, sekarang saatnya tersenyum. Anda telah sukses melakukan print dengan wifi.

4. Mengatasi Masalah saat Sharing Printer

Apabila belum berhasil, cobalah untuk menganalisa beberapa hal di bawah ini. Mungkin salah satunya bisa membantu anda, yaitu :

- Komputer Client Tidak Mendeteksi Adanya Homegroup.
Hal ini bisa saja terjadi karena sistem masih membutuhkan waktu untuk berkomunikasi dengan komputer lainnya di dalam homegroup.

Kondisi ini juga bisa disebabkan oleh kualitas sinyal wifi atau pengaruh lainnya pada akses point. Jika ini terjadi lakukan langkah langkah berikut :

  • Pastikan komputer server dan komputer client berada dalam koneksi akses point yang sama.
  • Pastikan memilih Home network pada bagian active networks di komputer client.
  • Putuskan sejenak koneksi wifi pada komputer client kemudian sambungkan kembali koneksi wifi.
  • Restart komputer Client atau Server.
  • Pastikan Diagnostic Policy Service dalam status Running. Anda dapat memeriksanya melalui MSCONFIG.

- Printer Tidak Terdeteksi Pada Devices and Printers di Laptop Client
Kondisi ini biasanya berkaitan dengan masalah Driver. Pada proses sharing printer, sistem akan mencari tahu apakah Driver Printer telah terinstall atau belum di komputer client.

Apabila belum maka sistem pada komputer client akan terlebih dahulu melakukan penginstalasian driver, dengan mengambil data driver yang terdapat pada komputer server atau melalui internet. Hal ini tentunya membutuhkan waktu.

Jika printer pada komputer server tak kunjung muncul dalam Devices and Printers, maka lakukan langkah-langkah berikut :

  • Matikan terlebih dahulu printer yang ada pada komputer server, restart server kemudian hidupkan ulang printer.
  • Buka Devices and Printers, kemudian klik Add a printer yang terletak pada toolbar bagian atas.
  • Selanjutnya klik Add a network, wireless or Bluetooth printer.
  • Lihat hasil pencarian dan pilihlah printer yang sesuai dengan printer pada server.
  • Jika anda menggunakan dua versi Windows yang berbeda, misalnya 32 bit dan 64 bit, sebaiknya install driver terlebih dahulu secara manual pada komputer client. Pastikan driver tersebut sesuai dengan versi Windows yang digunakan pada komputer client.

Demikianlah uraian tentang cara print dengan wifi melalui sharing printer. Saya menyertakan banyak gambar dengan harapan dapat membantu memudahkan bagi siapa saja yang ingin mencobanya.

Agar nantinya kita sama-sama dapat melakukan print dengan wifi tanpa harus mendekatkan laptop pada printer.

Jika masih mengalami kendala, anda dapat meninggalkan pesan pada kolom komentar yang terdapat dibagian bawah artikel.

Cara Recovery Sony Vaio Menggunakan Tombol Assist

Apakah anda pemilik Sony Vaio? Jika benar, mungkin ada baiknya bila anda mengetahui bagaimana cara recovery Sony Vaio menggunakan tombol ASSIST.

Sebelumnya perlu diketahui bahwa laptop Sony Vaio memiliki fitur recovery yang telah terintergrasi. Jadi meskipun anda tidak memiliki DVD recovery, proses pemulihan tetap dapat dijalankan melalui tombol ASSIST yang telah disediakan.

Pada artikel kali ini, saya mencoba berbagi tentang cara recovery Sony Vaio. Laptop yang dipulihkan menggunakan sistem Windows 7 32 bit dan proses recovery dilakukan melalui tombol ASSIST.

Namun sayangnya, saya tidak sempat mencatat nomor seri dari laptop Sony Vaio tersebut. Meski demikian, cara recovery Sony Vaio hampir memiliki kesamaan pada semua tipe. Perbedaan terlihat hanya pada tampilannya saja.

Untuk memulai proses recovery, ikuti beberapa langkah di bawah ini:

Langkah pertama

Kenali terlebih dahulu permasalahannya. Dalam kasus ini, laptop Sony Vaio yang saya gunakan tidak dapat lagi masuk ke dalam sistem Windows dengan pesan kesalahan seperti pada gambar di bawah ini.

Windows-failed-to-load-sony-vaio

Terlihat pada informasi yang ditampilkan bahwa terdapat file yang hilang atau rusak pada system registry. Salah satu solusinya adalah memanfaatkan fitur recovery yang dimiliki oleh Sony Vaio.

Langkah Kedua

Untuk memulai proses recovery lakukan langkah berikut :

- Matikan laptop terlebih dahulu.
- Koneksikan kabel power pada sumber daya.
- Tekan dan tahan tombol ASSIST kemudian tekan tombol Power secara bersamaan.

Tombol-ASSIST-+-Power

Mohon maaf mengenai kualitas gambarnya, sebab saya hanya menggunakan kamera standar handphone. Meski demikian saya yakin bahwa anda dapat dengan mudah menemukan tombol ASSIST dan Tombol Power pada Sony Vaio.

Jika berikutnya muncul tampilan layar bertuliskan Please wait while VAIO Care Rescue is starting... maka anda sudah masuk ke dalam fitur recovery Sony Vaio, seperti terlihat pada gambar di bawah ini.

Memulai-Vaio-care-rescue


Tunggulah beberapa saat hingga muncul tampilan selanjutnya.

Langkah Ketiga

Pada jendela berikutnya, anda akan diminta untuk memilih bahasa yang akan digunakan. Pilihlah Select English and start VAIO Care Rescue.

Memilih-bahasa-Vaio-Care-Rescue

Langkah Keempat

Selanjutnya akan muncul halaman penyambutan dari VAIO Care Rescue. Di dalamnya terdapat tiga pilihan yaitu :

- Start recovery wizard : untuk memulai proses recovery dengan panduan di setiap tahapannya
- Tools : untuk mengatur pilihan recovery dengan beberapa utilitas yang tersedia
- Exit : untuk keluar dari VAIO Care Rescue dengan cara mematikan komputer atau menghidupkan ulang Windows

Start-recovery-wizard-sony-vaio

Agar lebih mudah pilihlah Start recovery wizard untuk memulai proses recovery.

Langkah Kelima

Perlu untuk diketahui bahwa semua file akan dihapus selama proses recovery berlangsung. Sehingga, anda akan disarankan untuk melakukan penyelamatan data terlebih dahulu.

Terdapat dua pilihan yaitu:

- Yes, I'd like to rescue now :
Ini adalah pilihan untuk melakukan penyelamatan data. Prosesnya hampir serupa dengan backup. Data-data nantinya akan ditempatkan pada media penyimpanan yang telah anda tentukan.

Lamanya waktu penyelamatan data akan bergantung dari banyaknya jumlah data yang anda miliki.

- Skip Rescue
Pilih ini jika tidak ingin melakukan penyalamatan data.

Rescue-data-di-sony-vaio

Langkah Keenam

Jika pada langkah sebelumnya anda memilih untuk menyelematkan data, maka selanjutnya anda akan dihadapkan pada dua pilihan tipe penyelamatan, yaitu :

- Easy rescue
Pada cara ini Vaio Care rescue akan menyimpan semua data yang ada pada laptop Sony Vaio ke dalam media penyimpanan eksternal. Media penyimpanan data bisa berupa hardisk eksternal atau flash drive. Tentunya dengan kapasitas yang sesuai dengan besaran data yang ada.

- Custom rescue
Dengan cara ini, anda diberikan kebebasan untuk memilih dan menentukan, file dan folder mana saja yang ingin diselamatkan.

Tipe-rescue-easy-rescue-di-sony-vaio

Klik dan pilihlah tipe penyelamatan yang paling sesuai dengan kebutuhan anda. Pada proses kali ini saya memilih tipe penyelamatan pertama yaitu Easy rescue.

Sebelum melakukan klik pada Easy rescue, hubungkan terlebih dahulu media penyimpanan yang akan digunakan sebagai tempat untuk penyelamatan data. Anda bisa menggunakan hardisk eksternal atau usb flashdisk.

Langkah Ketujuh

Selanjutnya, Vaio Care Rescue akan mendeteksi data-data yang anda miliki. Lamanya waktu yang dibutuhkan akan bergantung dari jumlah dan besaran data yang ada. Tunggulah hingga proses pendeteksian selesai.

Mendeteksi-data-di-easy-rescue-vaio

Langkah Kedelapan

Apabila telah selesai, anda diminta untuk menentukan drive atau media yang akan digunakan untuk menyimpan data.

Apabila drive yang anda gunakan belum terdeteksi, maka hubungkan kembali hardisk eksternal atau flashdisk pada port usb, kemudian klik pada tombol Refresh untuk mendeteksi ulang.

Memilih-Drive-untuk-rescue-data-vaio

Apabila telah terdeteksi, pilih dan klik pada Drive/media yang anda inginkan.

Selanjutnya klik pada tombol Next yang terletak dibagian bawah untuk melanjutkan.

Langkah Kesembilan

Berikutnya akan tampil halaman untuk mengkonfirmasikan kepada anda mengenai pengaturan rescue yang telah buat sebelumnya. Jika telah merasa yakin maka anda dapat memulai proses rescue.

Konfirmasi-Start-rescue

Namun sebelum memulainya, pastikan terlebih dahulu bahwa laptop Sony Vaio telah terhubung dengan baik pada charger dan konektor listrik. Apabila hardisk eksternal anda memiliki power adapter tersendiri, pastikan juga untuk menghubungkannya dengan konektor listrik.

Setelah semuanya siap, klik pada tombol Start rescue yang terletak dibagian bawah.

Langkah Kesepuluh

Selanjutnya akan tampil jendela Rescuing data yang akan menampilkan jalannya proses penyelamatan, data.

Di dalamnya termuat informasi mengenai besarnya kapasitas data dan perkiraan lamanya waktu penyelamatan data.

Proses-Rescuing-data-vaio

Tunggulah dengan sabar hingga proses rescue selesai.

Langkah Kesebelas

Apabila proses rescue telah selesai, akan muncul kembali jendela konfirmasi untuk memulai proses recovery. Konfirmasi ini penting mengingat proses recovery nantinya akan menghapus keseluruhan data yang ada.

Sebelum memulainya, pastikan anda telah melepas konektor hardisk eksternal atau flashdisk yang digunakan sebelumnya dari port usb. Ini dilakukan untuk menghindari terjadinya gangguan saat proses recovery tengah berlangsung.

Jika telah yakin, beri tanda centang pada checkbox bertuliskan Yes I'm sure.

Kemudian klik pada tombol Start recovery pada bagian bawah.

Konfirmasi-Start-recovery

Langkah Keduabelas

Berikutnya akan tampil jendela Recovering yang akan menampilkan jalannya proses recovery dalam bentuk persentase.

Proses-Recovering-sony-vaio

Tunggulah dengan sabar hingga proses recovering mencapai angka 100%.

Langkah Ketigabelas

Setelah proses recovering selesai, berikutnya akan tampil jendela Set up Windows. Di dalamnya, anda akan diminta secara bertahap untuk melakukan beberapa pengaturan standar, diantaranya yaitu :

- Pemilihan Bahasa
Pada jendela ini, pilih dan klik bahasa yang akan anda gunakan, seperti terlihat pada gambar di bawah ini :

Pengaturan-bahasa-windows-7-di-vaio

- Pengaturan Country or region
Di dalamnya terdapat beberapa pengaturan seperti pilihan Country or region, Time and currency serta Keybord layout.

Pengaturan-Country-or-region-windows-7-vaio

Pilihlah sesuai dengan kondisi dimana anda berada.

- Penginstalasian Windows Service Pack 1
Beri tanda centang pada semua checkbox yang ada, kemudian klik Next untuk memulai proses penginstalasian.

Install-Servis-Pack-1-di-vaio

Untuk selanjutnya, ikuti semua tahapan Set up Windows hingga selesai.

Apabila anda sudah menjumpai Desktop Windows berarti proses Recovery telah selesai sepenuhnya. Sekarang anda memiliki sistem Windows yang baru seperti saat pertama kali menggunakannya.

Demikianlah ketigabelas langkah dan cara recovery Sony Vaio menggunakan tombol ASSIST. Jika mengalami kendala saat melakukan recovery, anda dapat menyampaikannya melalui kolom komentar yang telah tersedia.

Cara Membuat Shortcut di Desktop Windows Dengan Mudah

Cara membuat shortcut di desktop Windows sebenarnya tidaklah sulit. Meski demikian, pembuatan shortcut terkadang membingungkan bagi sebagian pengguna awal.

Shortcut merupakan cara pintas untuk dapat mengakses dan menjalankan program yang telah terinstall di dalam komputer. Shortcut ditampilkan dalam bentuk icon dan biasanya terletak pada area desktop.

Pada umumnya, setiap program yang terinstall akan secara otomatis membuat sebuah shortcut dan meletakkannya pada area desktop. Akan tetapi ada juga beberapa program yang tidak meletakkan shortcutnya pada area desktop.

Program-program yang tidak menyediakan shortcut biasanya merupakan program dengan tujuan tertentu yang secara langsung terintegrasi dengan ekstensi file.

Sebagai contoh Microsoft Office. Pada versi 2013, program ini tidak secara langsung menyediakan shortcutnya pada area desktop.

Mengapa demikian?

Karena ketika proses instalasi selesai, Microsoft Office 2013 akan langsung mengintergrasikan dirinya sebagai program yang secara default menangani file-file berjenis dokumen.

Itulah mengapa Office 2013 tidak menyediakan shortcut di desktop. Ketika ingin menggunakannya, anda dapat langsung membuka programnya melalui file dokumen yang diinginkan.

Microsoft Office 2013 hanya merupakan contoh. Beberapa program lainnya terkadang juga tidak menyediakan shortcut di desktop anda. Lantas bagaimana cara mengaksesnya ?.

Solusinya adalah dengan membuat shortcut di desktop secara manual. Di bawah ini terdapat dua cara membuat shortcut di desktop Windows dengan mudah, yaitu :

1. Melalui Start Menu

Sebenarnya semua program yang telah terinstall akan memiliki shortcut. Namun tidak semua program meletakkan shortcutnya di area desktop.

Lantas dimana shortcut tersebut tersimpan?

Sebagian besar program akan menyimpan shortcutnya di dalam All Programs yang berada pada Start Menu. Untuk melihatnya anda dapat membuka Start Menu.

Artikel Terkait  :  6 Kelebihan Windows 10 Penunjang Efektivitas Anda

Di bagian inilah sebagian besar program meletakkan shortcutnya. Lihatlah satu persatu nama dari program yang anda butuhkan pada daftar yang ada.

Untuk membuat shortcut di desktop melalui Start Menu, lakukan langkah-langkah berikut ini ;

- Buka Start Menu, Klik tombol Star menu (logo Windows) pada bagian paling kiri dari area Taskbar.
- Klik pada tanda segitiga kanan yang bertuliskan All Programs.
- Arahkan mouse pada nama program
- Klik kanan nama program yang diinginkan
- Pilih dan klik Send to pada contex menu
- Kemudian pilih Desktop (create shortcut)

Agar lebih jelas, kita dapat melihat tahapan pembuatan shortcut pada gambar di bawah ini :

Membuat shortcut lewat start menu

2. Membuat Shortcut Melalui Windows Explorer

Membuat shortcut melalui Windows Explorer terbilang gampang-gampang susah. Kita setidaknya harus mengenal terlebih dahulu icon dan ekstensi dari program tersebut.

Artikel Terkait : Pengertian Ekstensi File dan Cara Mudah Memahaminya

Secara default, semua data dari program yang terinstall, akan diletakkan pada folder Program Files. Folder ini biasanya terletak pada Drive dimana system Windows berada. Dan sebagian besar instalasi program berada pada Drive C:\
Perlu diperhatikan bahwa ketika anda berada dalam folder Program Files, jangan melakukan perubahan apapun jika anda tidak yakin dengan apa yang sedang dilakukan. Perubahan atau penghapusan akan mempengaruhi program-program yang terinstall pada system Windows yang anda miliki.
Cara ini juga dapat digunakan untuk membuat shortcut pada program-program portabel, yaitu program yang dapat dijalankan tanpa melalui proses instalasi.

Untuk membuat shortcut di desktop melalui Windows Explorer, ikuti langkah-langkah berikut ini :

- Buka Windows Explorer, tekan tombol keyboard berlogo Windows dan huruf E secara bersamaan (tombol Windows + E).
- Berikutnya pilih dan klik Local Disk (C:)
- Kemudian pilih dan klik Program Files
- Setelah berada dalam folder Program Files, cari dan pilih nama folder yang sesuai dengan nama program yang anda inginkan.
Beberapa program terkadang menggunakan nama dari Pengembang atau Pembuat Software. Jika anda tidak menemukan nama folder yang sesuai, maka anda perlu mengetahui nama dari Pembuat Software tersebut.
- Ketika sudah berada di dalamnya, Cari dan pilihlah salah satu file yang berfungsi untuk menjalankan program tersebut.

File tersebut biasanya memiliki nama yang sama dengan nama program serta memiliki ekstensi file .EXE. Selain itu anda juga dapat mengenalinya melalui gambar dari icon program tersebut.

- Setelah menemukannya, lakukan lagi langkah-langkah berikut ini:
  • Pilih dan klik kanan pada file yang diinginkan
  • Pilih Send to
  • Kemudian pilih dan klik pada Desktop (create shortcut)

Artikel Terkait  :  Manajemen File dan Folder serta Pengertian Windows Explorer

Alur proses pembuatan shortcut di desktop Windows melalui Windows Explorer dapat dilihat pada gambar di bawah ini :

Membuat shortcut lewat Windows Explorer

Bukalah kembali desktop anda. Disana akan terlihat sebuah shortcut baru, sebagai hasil dari pembuatan shortcut yang telah dilakukan sebelumnya.

Demikianlah cara membuat shortcut di desktop Windows. Kita dapat dengan cepat mengakses program-program yang sering digunakan, melalui shortcut yang terletak pada desktop.

Spesifikasi Lenovo Ideapad 300 Series

Spesifikasi Lenovo Ideapad 300 Series menjadi salah satu yang layak untuk dipertimbangkan saat berencana membeli laptop. Dengan desain yang tipis dan ringan, Lenovo Ideapad 300 akan setia mendampingi mobilitas dan aktivitas anda.

Tidak perlu risau jika budget yang anda memiliki masih terbatas. Seri Lenovo Ideapad 300 dapat dimiliki dengan harga yang terjangkau. Anda bebas memilih, varian mana yang paling sesuai dengan keuangan anda.

Berdasarkan website resmi Lenovo untuk Indonesia, Ideapad 300 series memiliki 3 (tiga) varian. Diantaranya adalah; Ideapad 310 (14), Ideapad 300 (14) dan Ideapad 305 (14). Dengan ketiga varian tersebut, calon penggunanya dapat menentukan spesifikasi mana yang paling sesuai dengan kebutuhannya.

Artikel Terkait  :  10 Cara Memilih Laptop Dengan Spesifikasi Terbaik

Bagaimana sebenarnya detail spesifikasi Lenovo Ideapad 300 series dan apa saja yang ditawarkan pada masing-masing varian? Ketiganya dapat anda ketahui di bawah ini.

1. Lenovo Ideapad 300 (14)

300 (14) merupakan varian dari Ideapad 300 series yang ditujukan untuk entry-level, atau pengguna biasa. Meskipun demikian, jangan memandangnya sebelah mata. Ideapad 300 mampu memenuhi kebutuhan komputasi penggunanya.

Lenovo-Ideapad-300-14ISK

Dibekali dengan dua pilihan processor yaitu, Varian Intel® Prosesor Core™ i dan varian Intel® Braswell N3700. sehingga mampu menjalankan sistem operasi Windows 10.

Untuk mendukung kinerja processor, disematkan memori yang mumpuni. Untuk varian processor Brasswell N3700, dibekali dengan memori bertipe DDR3L hingga 8 GB. Sedangkan pada varian Prosesor Core™ i dibekali dengan memori hingga 16 GB. Besaran memori tersebut tentunya akan disesuaikan pada masing-masing tipe.

Guna memenuhi beragam kebutuhan penggunanya. Spesifikasi Lenovo Ideapad 300 (14) menawarkan 2 pilihan pada kartu grafis, yaitu Onboard atau Diskirt. Pada varian Brasswell tersedia kartu grafis Intel onboard® HD atau NVIDIA® GeForce® 920 1GB. Sedangkan untuk varian Prosesor Core™ i tersedia Intel onboard® HD atau AMD Radeon® R5 M330.

Sebagai sarana multimedia, dibenamkan juga beberapa fitur unggulan. Guna menyajikan detail yang bagus, Ideapad 300 (14) dibekali dengan layar 14" Full HD dengan format 16:9 widescreen dengan resolusi hingga 1920x1080.

Untuk memanjakan pendengaran, ditanamkan Speaker Stereo berteknologi Dolby® Advanced Audio™, sehingga suara yang dihasilkan dari file-file multimedia akan terasa lebih berkualitas.

Tidak perlu khawatir mengenai media penyimpanan. Lenovo Ideapad 300 (14) dilengkapi dengan media penyimpanan yang lumayan besar. Penggunanya akan mendapatkan media penyimpanan bertipe HDD atau SSHD hingga 1 TB. Bahkan untuk varian Processor Core™ i telah mendukung SSD hingga 128 GB.

Sebagai gambaran, anda dapat melihat spesifikasi Lenovo Ideapad 300 (14) secara lengkap pada tabel di bawah ini :

Jenis Spesifikasi
Processors - Varian Intel Prosesor Core™ i
- Varian Intel Braswell N3700
RAM - Intel Braswell hingga 8 GB DDR3L
- Intel Core™ i hingga 16 GB DDR3L
Graphics - Intel Braswell : Intel HD (onboard) / NVIDIA GeForce 920 1GB
- Intel Core™ i : Intel HD (onboard) / AMD Radeon R5 M330
Layar1.920 x 1.080 resolusi hingga FHD
Penyimpanan- HDD atau SSHD hingga 1 TB
- SSD hingga 128 GB
Koneksi- WiFi 802.11 a/c 2 x 2
- Bluetooth 4.0
BateraiHingga 4 jam memutar video offline
Dimensi13,74" x 9.64" x 0,90" - 0,92" (W x D x H)
Berdasarkan pemantauan di beberapa situs penjualan online di indonesia, harga Ideapad 300 (14) berkisar antara Rp. 3.000.000,- hingga Rp. 3.500.000,-

Artikel Terkait  :  2 Chromebook Terbaik Yang Layak Anda Beli

2. Lenovo Ideapad 305 (14)

Spesifikasi ideapad 305 berada di atas ideapad 300, sekaligus juga menjadi varian yang kedua dari ideapad 300 Series.

Berbeda dengan sebelumnya, Ideapad 305 tidak lagi menyediakan processor dari varian Intel Braswell N3700, namun sudah sepenuhnya menggunakan processor Intel® Prosesor Core™ i. Setidaknya terdapat dua varian yang dapat anda pilih yaitu Processor Intel Core i3 dan Core i7.

lenovo-laptop-ideapad-305-14IBD

Guna mendongkrak kinerja, Lenovo membekali Ideapad 305 dengan dua pilihan Memori, yaitu 2 GB dan 4 GB. Meskipun demikian anda tidak perlu khawatir, sebab varian ini mampu mendukung penggunaan Memori hingga 16 GB.

Pada media penyimpanan, Lenovo menyediakan dua tipe pilihan yaitu HDD dan SSHD dengan besaran hingga 1 TB.

Hal yang menarik adalah disertakannya DVD Reader/Writer Optional, sehingga anda dapat mengakses data atau file multimedia yang tersimpan dalam media CD atau DVD

Untuk memudahkan, di bawah ini terdapat gambaran dari spesifikasi Lenovo Ideapad 305 (14) :
Jenis Spesifikasi
Processors - Prosesor Core i3
- Prosesor Core i7
RAM - 2 GB DDR3L
- 4 GB DDR3L
Graphics - Intel Braswell : Intel HD (onboard) / NVIDIA GeForce
- Intel Core™ i : Intel HD (onboard) / AMD Radeon
Layar1.920 x 1.080 resolusi hingga FHD
Penyimpanan- HDD hingga 1 TB
- SSHD hingga 1 TB
Koneksi- WiFi 802.11 a/c 2 x 2
- Bluetooth 4.0
Port- 2 x USB 3.0
- 1 x USB 2.0
- HDMI
- VGA
- 4-in-1 Card Reader (SD, SDHC, SDXC, MMC)
- Audio Combo Jack
Drive OpticalDVD/CDRW
BateraiHingga 5.5 jam dengan baterai standar
Berat1,98 Kg
Berdasarkan pemantauan pada beberapa situs penjualan online di Indonesia, harga Ideapad 305 (14) berada pada kisaran Rp. 5.900.000,-

Artikel Terkait  :  Spesifikasi Asus Zenbook UX305 Ultrabook Yang Elegan

3. Lenovo Ideapad 310 (14)

Ini adalah varian lainnya dari Ideapad 300 Series dan ditujukan sebagai laptop multimedia bagi kelas entry. Anda dapat menikmati streaming musik atau film tanpa perlu mengeluarkan biaya bagi fitur yang tidak dibutuhkan.


Lenovo-Ideapad-310-14IKB

Untuk memberikan kinerja processor yang cepat dan responsif, Lenovo membekali Ideapad 310 dengan jajaran processor dari generasi ketujuh. Sehingga mampu menjamin produktivitas dan kreativitas penggunanya.

Sebagai pendukung, disematkan Memori berteknologi DDR4 dengan kapasitas hingga 12 GB. Selain itu juga terdapat dua pilihan pada sisi kartu Grafis yaitu Onboard dan Diskirt. Untuk kebutuhan game 3D serta editing foto dan video, tersedia pilihan kartu grafis diskirt dari Nvidia Ge-Force.

Terdapat banyak varian spesifikasi dari Lenovo Ideapad 310 (14), namun rincian dari salah satu spesifikasi yang tersedia di pasaran dapat anda lihat di bawah ini :

Jenis Spesifikasi
Processors Prosesor Core i5-7200U 2.3 GHz
RAM 4 GB DDR4
Graphics Nvidia GeForce 920MX 2 GB
Layar1.920 x 1.080 resolusi hingga FHD
PenyimpananHDD hingga 1 TB
Koneksi- WiFi 802.11 a/c
- Bluetooth 4.1 Combo with Wifi Card
Port- 1 x USB 3.0
- 2 x USB 2.0
- HDMI
- VGA
- 4-in-1 Card Reader (SD, SDHC, SDXC, MMC)
- 3.5 mm Audio Combo Jack
Drive OpticalDVD/CDRW
Baterai30WHr atau 39 WHr
Hingga 5 jam memutar video
Berat2.2 Kg

Berdasarkan pemantauan pada salah satu situs penjualan online di indonesia, untuk Lenovo Ideapad 310-14ISK (i5-7200U) Silver dibandrol dengan harga Rp. 7.400.000,-

Itulah ketiga varian spesifikasi Lenovo Ideapad 300 Series. Jika anda berencana untuk membeli laptop, tidak ada salahnya untuk mempertimbangkan berbagai varian dari Ideapad 300 Series.