Pengertian Ekstensi File dan Cara Mudah Memahaminya

Memahami pengertian ekstensi file dengan baik dapat menjadi landasan yang kuat bagi mereka yang ingin berkecimpung dalam bidang komputer. Hal ini karena file dan ekstensinya merupakan salah satu elemen penting penyusun sistem komputer.

Kita dapat melihat contohnya pada sistem operasi komputer. Apakah anda mengetahui dengan pasti, berapa jumlah file yang dibutuhkan untuk membangun sistem operasi Windows?

Lantas bagaimana dengan file-file yang dimiliki oleh pengguna komputer?

Beberapa teman terkadang mempertanyakan, mengapa file dengan jenis tertentu miliknya tidak dapat dijalankan? Saya kemudian menjawab, apa ekstensi dari file tersebut?

Sang teman kembali menjawab dengan sebuah pertanyaan, apa itu ekstensi file?

Pertanyaan dan masalah yang serupa, sering di alami oleh sebagian besar pendatang baru di dunia komputer. Sistem komputer tidak dapat menjalankan file-file tertentu dan sang pendatang baru tidak memahami permasalahannya.

Masalah yang terjadi sebenarnya terletak pada ekstensi file. Namun sayangnya, banyak dari pengguna komputer yang tidak berminat untuk memahami lebih jauh tentang apa itu ekstensi file.

Tema tentang ekstensi file memang bukan merupakan tema yang menarik. Akan tetapi, pemahaman yang baik tentang ekstensi file dapat menjadi pondasi penting yang berguna untuk menunjang aktivitas komputer yang kita lakukan. Meskipun anda hanya pengguna biasa.

Apa sebenarnya ekstensi file itu, apa saja jenis dari ekstensi file dan bagaimana mengatasi masalah yang berkaitan dengan ekstensi file?

Di bawah ini terdapat sedikit uraian tentang bagaimana memahami dan mengatasi masalah yang berkaitan dengan ekstensi file.

Pengertian Ekstensi File

Ekstensi file merupakan sebuah penanda yang ditetapkan sebagai akhiran untuk sebuah nama file komputer. Ekstensi file memperlihatkan karakteristik dari isi file serta tujuan penggunaannya.

Secara umum, ekstensi file mengandung 3 (tiga) karakter. Terdiri dari gabungan antara huruf dan angka yang secara textual mewakili jenis dari file tersebut. Ekstensi file terletak di akhir nama file dengan karakter titik sebagai pemisah keduanya.

Sebagai contoh file dengan nama Musik.mp3. Ini dapat diartikan bahwa Musik adalah nama file dan mp3 adalah ekstensinya, sedangkan tanda titik digunakan sebagai pemisah diantara keduanya.

Ekstensi file sering dianggap sebagai metadata yang digunakan oleh sistem operasi untuk mengetahui informasi dari file tersebut.

Sebagai contoh, file dengan nama Baca.txt adalah jenis file text, sedangkan Laporan.xls merupakan file dokumen dengan jenis excel.

Mengapa Ekstensi File Begitu Penting

Apabila ada pengguna komputer yang mengatakan bahwa ekstensi file bukanlah hal penting, mungkin saat itu dia sedang bercanda. Mengapa demikian? Karena sistem komputer dapat diibaratkan sebagai dunia yang luas, flexibel dan penuh perubahan.

Ada begitu banyak file yang berada dalam dunia yang bernama komputer. Baik itu file yang berfungsi sebagai penyusun sistem maupun file-file yang dihasilkan oleh sistem komputer itu sendiri. Pada kenyataannya, tidak semua dari file-file tersebut memiliki jenis dan karakteristrik yang sama.
Sama seperti manusia, sistem komputer juga membutuhkan tanda khusus untuk dapat mengenali adanya perbedaan antara jenis file yang satu dengan yang lainnya. Tanda khusus itulah yang selanjutnya kita kenal dengan istilah ekstensi file.
Dengan adanya tanda tersebut sistem komputer dapat dengan cepat mengetahui apa jenis dan karakteristiknya serta bagaimana menangani file tersebut. Itulah mengapa ekstensi file menjadi begitu penting.

Mengapa Ada Begitu Banyak Jumlah Ekstensi File

Saya tidak mengetahui pasti berapa banyak jumlah ekstensi file yang ada saat ini. Tapi saya yakin jumlahnya sangat banyak. Tidak mungkin untuk menuliskannya disini dan anda juga mungkin tidak berminat untuk menghafalnya.

Tidak ada aturan khusus yang ditetapkan dalam pembuatan ekstensi file. Setiap Programer atau Pengembang Software bebas menentukan, apa dan bagaimana ekstensi file tersebut berinteraksi dengan software yang sedang dikembangkan.

Setiap software yang berfungsi sebagai penghasil file biasanya memiliki ekstensinya sendiri. Sebagai contoh; Microsoft Office Words akan menghasilkan file dengan ekstensi .doc, Winrar dengan ekstensi .rar, Photoshop dengan .PSD, 7-Zip dengan .7z, dan masih banyak yang lainnya.

Belum lagi file-file yang dibuat untuk pengembangan software dan kebutuhan sistem operasi, misalnya seperti .exe, .com, .bat, .dll, .apt, .cab dan lain sebagainya. Itulah alasan mengapa terdapat begitu banyak jumlah ekstensi file yang ada saat ini.

Cara Mudah Memahami Ekstensi File

Dengan begitu banyaknya jumlah ekstensi file yang ada, mengingat satu persatu nama dari ekstensi file tersebut bukanlah tindakan yang efektif.

Cara termudahnya adalah dengan memahami tujuan dari penggunaan ekstensi file tersebut. Untuk tujuan apa file tersebut digunakan dapat membantu anda mengingat ekstensi dari file tersebut.

Bagaimana caranya?

Langkah mudahnya adalah dengan mengelompokkan ekstensi file ke dalam beberapa kategori. Ekstensi file dengan tujuan penggunaan sejenis dikelompokkan ke dalam sebuah kategori.

Kategori inilah yang nantinya akan memandu anda mengingat nama dari masing-masing ekstensi file tersebut.

Di bawah ini, saya mencoba memberikan gambaran pengelompokkan ekstensi file ke dalam beberapa kategori, berdasarkan tujuan penggunaannya. Ekstensi file yang ada di bawah ini merupakan ekstensi yang umumnya ditemukan oleh setiap pengguna komputer.

1. Kategori Ekstensi File Dokumen

File-file dalam kategori ini umumnya digunakan untuk kebutuhan dokumen seperti penulisan surat, laporan, presentasi, text, atau berupa salinan dari dokumen cetak. Beberapa contoh diantaranya adalah :
- .docx
- .xlsx
- .pptx
- .pdf
- .txt
dan lain-lainnya.

2. Kategori Ekstensi File Gambar

Ekstensi ini sering digunakan untuk keperluan yang berkaitan dengan gambar. Koleksi foto pada smartphone atau gambar-gambar yang anda jumpai internet, semuanya menggunakan ekstensi dalam kategori ini. Beberapa contohnya adalah :
- .jpg
- .jpeg
- .png
- .gif
- .pcx
dan lain-lainnya.

3. Kategori Ekstensi File Audio

Kategori ini mencakup semua file yang berkaitan dengan penggunaan audio. File-file lagu, nada dering, nada tombol, notifikasi dan rekaman suara masuk ke dalam kategori ini. Beberapa contoh diantaranya adalah :
- .mp3
- .wav
- .mid
- .ogg
. .amr
dan lain-lainnya.

4. Kategori Ekstensi File Video

Ekstensi dalam kategori ini umumnya dipergunakan untuk file-file berformat video. Hasil rekaman kamera smartphone, file film, capture webcam serta video streaming termasuk ke dalam kategori ini. Contohnya antara lain adalah :
- .mp4
- .3gpp
- .avi
- .flv
- .mkv
- .mpeg
- .rm
dan lain-lainnya.

5. Kategori Ekstensi File Archive

Ekstensi dalam kategori ini dipergunakan khusus untuk file-file archive. File archive adalah sebuah file yang berisi file. Biasanya digunakan untuk keperluan transfer data, kompresi, enkripsi dan backup data.

Bila anda pernah melakukan download terhadap sebuah file di internet, maka sebagian besarnya dikemas dalam format file archive. Beberapa contoh diantaranya adalah :
- .zip
- .rar
- .iso
- .7z
- .bzip2
- .cab
dan lain-lainnya

Artikel terkait : Cara Membuka File Zip dan Cara Membuatnya

6. Kategori Ekstensi File Executable

Ekstensi dalam kategori ini biasanya dimiliki oleh file-file yang dapat di eksekusi. Umumnya ekstensi executable digunakan pada file-file instalasi atau file yang dapat menjalankan program. Beberapa contohnya adalah :
- .exe
- .com
- .app
- .vbs
- .elf
dan yang lainnya.

Mengatasi Masalah pada Ekstensi File

Beberapa dari kita mungkin pernah menemukan sebuah file yang tidak dapat dijalankan pada komputer yang sedang gunakan. Ini merupakan masalah yang disebabkan oleh ekstensi file.
Pemahaman yang kurang terhadap pengertian ekstensi file dapat menimbulkan permasalahan tersendiri. Secara umum ada dua permasalahan yang sering dikaitkan dengan ekstensi file yaitu :

1. File Tidak Dapat Dijalankan

Inilah masalah yang paling banyak dialami oleh pengguna komputer. File tidak dapat dijalankan dan kita tidak tahu harus berbuat apa.

Masalah itu terjadi karena sistem operasi yang anda gunakan belum mendukung jenis dari file tersebut.

Artikel Terkait  :  6 Kelebihan Windows 10 Penunjang Efektivitas Anda

Dengan kata lain sistem operasi tidak mengenali ekstensi dari jenis file yang sedang anda jalankan. Ingatlah bahwa jenis file akan berkaitan dengan ekstensi file.

Secara garis besar, ketika anda menjalankan sebuah file maka sistem komputer akan mendeteksi jenis dari file tersebut melalui ekstensinya.

Setelah mengetahuinya maka sistem selanjutnya akan memanggil dan menjalankan program yang dapat menangani jenis file tersebut.

Jika sistem tidak bisa menemukan program yang dapat menangani ekstensi file tersebut maka komputer tidak dapat menjalankan file tersebut.

Lalu bagaimana mengatasi masalah tersebut?

Tidak ada cara lain, anda harus menginstall program yang dapat menangani file tersebut.

Sebagai contoh, Windows 7 secara default belum mendukung file dokumen dengan ekstensi .pdf. Bila anda membuka file berjenis PDF maka Windows 7 tidak dapat menjalankannya.

Jika anda masih ingin membukanya maka anda harus menginstall program pembaca file PDF seperti Adobe Reader.

Demikian juga dengan file-file berjenis video. Sebagai contoh file dengan ekstensi .flv dan .mkv. Untuk menjalankannya anda harus menginstall program pemutar video yang telah mendukung file berjenis FLV dan MKV seperti Media Player Classic.

Kadang terjadi kondisi dimana Windows 7 tetap tidak mengenali file tertentu meskipun anda sudah menginstall program khusus untuk menanganinya. Bila hal ini memang terjadi lakukan langkah langkah berikut ini:

Pertama buka windows explorer. Kemudian pilih dan klik kanan pada file yang ingin dijalankan.

Berikutnya akan muncul context menu windows explorer. Gulir mouse ke bawah, pilih dan klik Open with kemudian klik Choose default program.

Selanjutnya akan tampil jendela Open with dan pada bagian paling atas anda akan menemukan Recomended Programs.

Di dalamnya terdapat daftar program yang paling direkomendasikan. Pilih salah satu program yang menurut anda bisa menjalankan file tersebut.

Kemudian lanjut ke bagian bawah, beri tanda centang pada Always use selected program to open this kind of files, seperti pada contoh gambar di bawah ini:

Open with ekstensi file

Hal tersebut dilakukan agar nantinya komputer selalu menggunakan program yang anda pilih untuk menjalankan file-file dengan ekstensi yang sama.

2. Ekstensi berubah karena virus

Anda mungkin pernah mengalami kejadian dimana file-file dokumen dengan ekstensi .doc, .xls, .ppt tiba-tiba tidak dapat dijalankan. anda mungkin panik, bingung dan bertanya dalam hati, mengapa tidak bisa dibuka?

Jawabannya adalah virus. Ya viruslah penyebabnya. Virus telah mengubah ekstensi dari file-file dokumen milik anda.

Pada awalnya file-file dokumen dari program Office memiliki ekstensi .doc, .xls, dan .ppt. Namun kemudian virus mengubah semua ekstensi file tersebut menjadi .exe.

Bila demikian, hal pertama yang harus anda pastikan adalah, apakah benar ekstensi file telah berubah? Untuk memastikannya lakukan langkah-langkah di bawah ini.

Di Windows 7, ekstensi file tidak ditampilkan pada windows explorer. Ini untuk mencegah terjadinya kesalahan dalam pemberian dan penggantian nama file yang dilakukan oleh pengguna.

Artikel Terkait  :  Manajemen File dan Folder serta Pengertian Windows Explorer

Langkah pertama adalah menampilkan ekstensi file pada windows explorer.

Buka windows explorer Agar lebih mudah untuk melihat ekstensi file, ubah tampilan file ke dalam bentuk detail.

Caranya adalah, klik pada tanda segitiga terbalik yang berada pada toolbar Change your view. Toolbar ini terletak pada bagian sebelah kanan dari menu bar windows explorer.

Setelah terbuka, gulir mouse ke bawah dan pilih Details

Berikutnya masih di windows explorer, pilih Organize pada menu bar yang terletak di bagian kanan paling atas.

Selanjutnya akan tampil dropdown menu, gulir mouse ke bawah dan pilih Folder and search options. Setelah jendela Folder Options terbuka, anda akan disajikan dengan tiga buah Tab untuk melakukan pengaturan. Pilih pada Tab View.

Berikutnya akan terlihat daftar checkboxs guna mengubah pengaturan tampilan di windows explorer. Untuk menampilkan ekstensi file, hilangkan tanda centang pada Hide extensions for known file type.

Selanjutnya tekan Apply dan tekan OK untuk menerapkan pengaturan yang baru, seperti terlihat pada gambar di bawah ini.

Menampilkan ekstensi file di windows 7

Apabila ekstensi file dokumen (.doc, .xls, atau .ppt) berubah menjadi .exe maka dapat dipastikan bahwa komputer anda terserang virus.

Segeralah melakukan update pada versi database dari anti virus yang anda gunakan. Bila tidak juga terjadi perubahan, gunakanlah anti virus yang lainnya.

Artikel Terkait  :  8 Cara Mempercepat Windows 7 Dengan Benar dan Efektif

Demikianlah pengertian ekstensi file dan cara mudah mengatasinya. Memahami ekstensi file dengan baik, tidak hanya akan meningkatkan efektivitas komputasi anda, namun juga dapat melindungi anda dari ancaman virus yang bersembunyi dibalik nama file.


EmoticonEmoticon