Cara Membuka File Zip dan Cara Membuatnya

Mengetahui cara membuka file Zip dan cara membuatnya merupakan salah satu kemampuan dasar yang harus dimiliki oleh setiap pengguna komputer. Terlebih bagi mereka yang sering beraktivitas di dunia internet.

Apa itu file Zip? Bagaimana cara membuka dan membuatnya?, merupakan tiga pertanyaan dasar yang biasa diajukan oleh pengguna yang baru berkenalan dengan dunia komputer.

File Zip sering kita temukan saat melakukan aktifitas download di internet. Hampir sebagian besar file-file yang tersedia di internet menggunakan format file dengan ekstensi .Zip.

Tema tentang Zip mungkin terlihat standar dan tidak menarik. Namun sebenarnya, pemahaman yang baik tentang file archive seperti Zip, merupakan pondasi yang penting bagi efektifitas aktifitas anda di internet.

Pernahkah anda mempertanyakan, mengapa file-file yang anda download di internet, sebagian besarnya dikemas dalam format ZIP?

Sebelum mengetahui cara membuka file ZIP, ada baiknya bila kita mengenal terlebih dahulu apa sebenarnya file ZIP itu dan beberapa alasan mengapa file-file tersebut harus dikemas terlebih dahulu ke dalam format ZIP?

A. Apa Itu File Zip


Zip adalah sebuah file tunggal yang berisi satu atau beberapa file yang dibentuk melalui proses kompresi atau pemampatan data.

File Zip selalu di tandai dengan adanya penambahan ekstensi .zip di belakang nama file tersebut. Sebagai contoh, apabila nama file adalah Data.zip, maka file tersebut menggunakan format kompresi ZIP.

Artikel terkait  :  Pengertian Ekstensi File dan Cara Mudah Memahaminya

File dengan format ZIP sering juga disebut dengan istilah file archive. Namun sebenarnya, tidak hanya ZIP saja yang termasuk ke dalam golongan file archive. Masih banyak jenis file archive yang lainnya seperti; 7-Zip, TAR, GZip, ARJ dan lain sebagainya.

ZIP merupakan standar pemampatan atau kompresi data yang diciptakan oleh Phil Katz dan mulai dikembangkan sejak 1986, Standar kompresi ZIP dikembangkan sejak lama sehingga, hampir sebagian besar file archive di internet masih menggunakan format kompresi dalam bentuk ZIP.

File Zip dapat dibuat dan di ekstrak melalui Windows tanpa membutuhkan software tambahan. Selain itu, file Zip juga dapat dibuat dengan bantuan program pengelola archive seperti 7-Zip, atau dengan menggunakan beberapa software freeware lainnya.


B. Mengapa menggunakan File Zip

Ada beberapa alasan mengapa perlu menggunakan File terkompresi seperti ZIP, diantaranya adalah :

1. Kemudahan saat mendistribusikan data

Dengan disatukannya beberapa file ke dalam satu file tunggal maka proses distribusi dan transfer file akan menjadi lebih mudah dan efisien.
Seandainya anda memiliki lima buah barang yang akan dikirim melalui kantor pos, manakah menurut anda yang lebih efektif dan efisien? Apakah langsung mengirimkan kelima barang tersebut satu-persatu ke kantor pos? Atau mengepack kelima barang tersebut ke dalam sebuah kotak dan mengirimkan kotak tersebut melalui kantor pos?
Demikian juga halnya dengan file-file anda. Berkurangnya jumlah file, tentu dapat menghemat waktu saat anda mendistribusikan data melalui internet.

2. Menghemat waktu saat mendistribusikan data

Selain itu, file yang terkompresi ke dalam ZIP akan memiliki ukuran yang lebih kecil dibandingkan dengan file aslinya. Hal ini tentunya dapat menghemat waktu saat mendistribusikan atau mentransfer data.

Ketika mendistribusikan data melalui internet, akan ada dua proses penting yang harus dilakukan. Pertama, pemilik file mengupload data dan yang kedua, penerima file mendownload data tersebut.

Berkurangnya ukuran data sebagai hasil dari pemampatan atau kompresi melalui ZIP, akan mengurangi lamanya waktu yang dibutuhkan saat proses upload dan download berlangsung.

3. Menghemat ruang penyimpanan

Apabila anda memiliki data dalam jumlah yang besar dan khawatir akan memakan tempat di dalam hardisk, maka pertimbangkanlah untuk melakukan kompresi terhadap file-file yang memang jarang anda gunakan.

Kompresi yang dihasilkan oleh program pembuat ZIP dapat mengurangi ukuran file dari yang sebenarnya. Sebagai contoh, saya mencoba melakukan kompresi standar terhadap 7 buah file dengan ukuran sebesar 240 KB.

Setelah dilakukan proses kompresi secara standar ke dalam format file Zip, maka ukuran ketujuh file tersebut mengalami penurunan dari aslinya. Dari ukuran sebesar 240 KB berkurang hingga tersisa menjadi 131 KB.

Perbandingan-ukuran-file-asli-dan-file-Zip

Terbukti bahwa kompresi file ke dalam format ZIP mampu mengurangi ukuran dari file aslinya. Hal ini tentunya dapat memberi ruang tambahan pada media penyimpanan yang anda gunakan.

4. Mampu Memperoteksi Data

ZIP memiliki fitur proteksi data yang bagus. Salah satu program file archive seperti 7-Zip, telah menyertakan fitur enkripsi ke dalam program mereka. Metode enkripsi yang tersedia menawarkan proteksi dengan algoritma enkripsi AES-128 dan AES-256.

Anda dapat memanfaatkan ZIP untuk melindungi file-file yang bersifat pribadi. Caranya yaitu dengan memasukkan file-file tersebut ke dalam file Zip, kemudian mengenkripsinya dengan sebuah password.

C. Bagaimana Mengelola File Zip

Langkah penting berikutnya yang perlu diketahui adalah bagaimana cara mengelola dan menagani file-file dengan format ZIP.

Ketika berbicara tentang bagaimana mengelola dan menangani file Zip, maka akan ada tiga aktivitas yang akan kita lakukan yaitu, membuat, membuka dan mengekstrak file.
Membuat file Zip adalah proses untuk memasukkan dan mengkompresi satu atau beberapa file ke dalam sebuah file yang berekstensi .zip.
Membuka file Zip adalah proses untuk melihat isi dari file Zip.
Sedangkan mengekstrak file Zip adalah proses untuk mengeluarkan atau melakukan decompress terhadap file dengan ekstensi .zip.
Agar dapat mengelola file Zip dengan baik, akan lebih baik jika anda mengetahui sedikit tentang bagaimana cara membuat, membuka dan mengekstrak file Zip.

D. Cara Membuat File Zip

Ada banyak program yang dapat digunakan untuk membuat file Zip. Satu diantaranya adalah 7-Zip. Bahkan tanpa tambahan program apapun, anda tetap dapat membuat file ZIP pada sistem operasi Windows.

sebelum mengetahui cara membuat file Zip, ada baiknya bila anda mempersiapkan terlebih dahulu beberapa file yang ingin dikemas ke dalam format archive Zip.

Pada contoh kali ini saya menggunakan Windows 7 dengan terlebih dahulu mempersiapkan 2 buah file gambar yang akan dimasukkan dan dikompres ke dalam file Zip.

1. Cara Membuat File Zip di PC Windows 7

Anda dapat membuat file Zip di Windows 7 dengan menggunakan fitur ZIP yang tersedia pada konteks menu Windows Explorer.

Langkah pertama, sorot atau block file yang ingin dimasukkan ke dalam file Zip. Pada contoh ini saya menggunakan dua buah file gambar.

Kemudian lakukan klik kanan pada mouse hingga tampil konteks menu dari Windows Explorer.

Berikutnya pilih Send to, dan pilih Compressed (Zipped) folder, seperti terlihat pada gambar.

Membuat-file-Zip-dengan-Compressed-zipped-di-Windows

Selanjutnya berikan nama untuk file ZIP yang akan di bentuk.

2. Cara Membuat File Zip dengan 7-Zip

Jika ingin membuat file Zip dengan fitur yang lebih lengkap, anda dapat menggunakan program 7-Zip, yang dirancang khusus untuk mengkompress dan mengekstrak file-file archive seperti ZIP.

Agar dapat menggunakan 7-Zip, kunjungi website resmi 7-Zip.

Anda bisa menemukan informasi yang lebih detail tentang apa itu 7-Zip dan bagaimana mendapatkannya.

Apabila telah memilikinya, anda dapat memulai proses pembuatan file Zip menggunakan program 7-Zip.

Ada dua cara untuk membuat file Zip dengan menggunakan 7-Zip, yaitu melalui konteks menu Windows Explorer atau langsung melalui menu yang tersedia pada program 7-Zip.

Cara membuat file Zip melalui konteks menu Windows Explorer dilakukan dengan memilih atau memblock file-file yang akan dimasukkan ke dalam file Zip, kemudian klik kanan pada mouse untuk memunculkan konteks menu pada Windows Explorer.

Selanjutnya pilih 7-Zip dan pilih Tambah ke Nama Folder.zip, seperti terlihat pada gambar di bawah ini.

Cara-membuat-file-Zip-dengan-7-Zip

Di dalam program 7-Zip, jika anda membuat file Zip melalui konteks menu Windows Explorer, maka Nama Folder akan otomatis menjadi nama dari file ZIP yang terbentuk.

Dalam contoh ini file-file yang di compress ke dalam ZIP terletak pada folder dengan nama Contoh Zip.

Cara tersebut merupakan cara termudah untuk membuat file Zip melalui program 7-Zip. Masih banyak fitur-fitur canggih dari 7-Zip yang dapat memaksimalkan file archive yang anda miliki. Cobalah untuk mengeksplorasi fitur-fitur yang telah tersedia.

E. Cara Membuka File Zip di PC Windows 7

Cara melihat isi file Zip di laptop atau di PC tidaklah sulit. Di Windows 7, anda dapat melihat isi dari file Zip langsung melalui Windows Explorer tanpa perlu menggunakan program tambahan.

Untuk membuka sebuah file Zip, masuk ke Windows Explorer dan pilih file Zip yang dinginkan. Selanjutnya klik dua kali pada mouse untuk melihat isi dari file Zip.

Sebagai contoh, jika anda ingin membuka file Contoh.zip yang kita buat sebelumnya, maka arahkan pointer mouse pada file Contoh.zip dan klik dua kali pada mouse anda.
Namun perlu untuk dipahami bahwa, di dalam metode file archive, membuka bukan berarti mengekstrak. Membuka berarti melihat isi dari file Zip sedangkan mengekstrak adalah melakukan decompress atau mengeluarkan isi dari file Zip.
Banyak dari pengguna komputer yang beranggapan bahwa cara membuka file zip adalah sama dengan cara mengekstrak file zip. Anggapan tersebut sebenarnya tidak tepat. Apakah sama jika anda membuka sebuah jeruk dengan anda mengekstrak sebuah jeruk?

Lanjut kembali, jika sebelumnya anda telah memasang program 7-Zip, maka sistem secara otomatis akan membuka atau memperlihatkan isi dari file Zip tersebut melalui program 7-Zip. Program 7-Zip menyajikan beragam menu pilihan guna memaksimalkan file Zip yang anda miliki.

F. Cara Ekstrak File Zip

Sama seperti di atas, anda dapat mengekstrak file Zip dengan menggunakan Windows Explorer atau menggunakan program pengelola file archive lainnya, seperti 7-Zip. Agar lengkap, kita akan mencoba kedua cara tersebut.

Dalam contoh ini, kita akan mengekstrak kembali file Zip yang sebelumnya telah kita buat. Dan untuk mengekstrak file ZIP melalui Windows Explorer, maka kita akan kembali menggunakan konteks menu yang terdapat pada Windows Explorer.

Pertama, buka Windows Explorer. Pilih dan klik kanan pada file Zip yang diinginkan sehingga muncul konteks menu pada Windows Explorer.

Pilih Extract All.. pada konteks menu dan lanjutkan dengan menetukan lokasi, tempat dimana file-file hasil Ekstrak tersebut akan diletakkan.

Cara-ekstrak-File-Zip-menggunakan-Windows-Explorer-

Jika anda tidak menentukan lokasi, maka Windows 7 secara default akan meletakkan file-file hasil ekstrak ke dalam sebuah folder, sesuai dengan nama dan lokasi tempat file Zip tersebut berada.

Cara mudah untuk mengekstrak file Zip berikutnya adalah dengan kembali menggunakan program 7-Zip. Caranya hampir sama dengan cara yang telah kita lakukan sebelumnya.

Pertama, pilih file Zip yang akan di ekstrak. Selanjutnya klik kanan untuk menampilkan konteks menu di Windows Explorer.

Kedua, pilih 7-Zip pada daftar yang ada dan kemudian pilih Ekstrak ke Nama File\, seperti terlihat di bawah ini.

Cara-Ekstrak-file-Zip-menggunakan-7-Zip

Dengan cara tersebut, hasil ekstraksi dari semua file yang berada di dalam file Zip akan otomatis diletakkan pada sebuah folder, sesuai dengan nama file Zip yang bersangkutan.

Sebagai contoh, jika anda memiliki file Zip dengan nama Contoh Zip.zip, maka program 7-Zip akan secara otomatis membuat folder dengan nama Contoh Zip, dan akan meletakkan semua file hasil ekstrak ke dalam folder tersebut.

Secara garis besar, dari proses pembuatan hingga ekstrak file Zip akan memiliki urutan sebagai berikut;
File Awal --- File Zip --- Hasil Ekstrak.

Proses-pembuatan-hingga-ekstrak-file-Zip

Dengan demikian, file-file hasil ekstrak tidak akan bercampur dengan file-file lainnya, sehingga tidak membingungkan anda ketika akan mencari file hasil ekstraksi tersebut.

Untuk mengakses file-file yang telah ekstrak, carilah folder yang sesuai dengan nama file Zip tersebut.

Seperti pada contoh di atas, file Zip yang diekstrak adalah file dengan nama Contoh Zip.zip. Dengan demikian anda dapat menemukan file hasil ekstraknya di dalam folder Contoh Zip.

Terkadang, file Zip yang anda peroleh melalui internet atau kiriman dari seseorang, diproteksi dengan sebuah password. Jika memang demikian, akan muncul form konfirmasi untuk memasukkan password dari file Zip tersebut.

Cara mengekstrak file Zip yang diberi password adalah dengan memasukkan password dari file Zip tersebut. Tanyakan kepada pemilik file tersebut dan masukkan password yang diminta pada form konfirmasi untuk mulai mengekstrak file.

Membuka-file-Zip-yang-memiliki-Password

Itulah beberapa hal yang mungkin perlu untuk diketahui tentang bagaimana cara membuka file Zip dan cara membuatnya. Panduan di atas hanya merupakan uraian singkat. Masih banyak fitur-fitur dari 7-Zip yang mungkin perlu anda eksplorasi.

Apabila anda ingin mengirimkan file dalam jumlah yang banyak melalui internet, maka kemaslah terlebih dahulu file-file tersebut ke dalam bentuk file Zip, sehingga anda dapat mengefisienkan waktu pengiriman serta penerimaan data tersebut.

2 komentar

Parwanto delete 8/09/2016

Gimana klo ga tau password zipnya?

Wah sulit juga mas.. Sepertinya harus bertanya kepada pemilik file tersebut


EmoticonEmoticon