Apa Itu Defrag dan Bagaimana Cara Defrag Windows 7, 8 dan 10

Apa itu defrag, bagaimana cara defrag Windows 7 serta program apa yang sebaiknya digunakan? adalah tiga pertanyaan sederhana dengan jawaban yang tidak sederhana.

Sebelum melakukan defrag, mungkin akan lebih baik jika kita mengetahui terlebih dahulu, mengapa hardisk perlu di defrag? dan apa penyebabnya?

Agar lebih mudah memberikan gambaran yang detail tentang cara defrag Windows, saya menggunakan program Defraggler yang terinstall pada sistem Windows 7.

Apabila saat ini anda tidak sedang menggunakan Windows 7, maka tidak perlu khawatir. Program Defrag sebenarnya telah tersedia pada beberapa sistem operasi Windows terbaru seperti Windows 8 dan Windows 10.

Selain itu, Defraggler juga dapat diinstall dan berjalan baik pada Windows 8 dan 10. Anda tinggal menerapkan langkah-langkah yang sama pada sistem yang sedang digunakan.

Apabila ingin segera melakukan defrag, anda dapat langsung menuju ke Poin 5 mengenai Cara Defrag Windows 7.

Namun jika ingin mengetahui sedikit tentang apa itu defrag? maka anda dapat memulainya dari Poin 1 di bawah ini :

1. Mengapa Hardisk Perlu di Defrag

Proses defrag sangat penting bagi media penyimpanan dengan sistem elektromagnetis seperti hard disk drive. Dimana? dan bagaimana? data-data tersebut diletakkan, akan sangat mempengaruhi kecepatan hard disk drive saat melakukan pembacaan dan penulisan.

Artikel terkait : Manajemen File dan Folder Menggunakan Windows Explorer

Komponen hardisk yang bertugas untuk melakukan pembacaan dan penulisan adalah Head. Saat melakukan tugasnya, head pada hard disk drive akan bergerak untuk mengetahui pada bagian mana saja data-data tersebut akan diletakkan.
Secara teori, sebelum hardisk melakukan proses penyimpanan, maka Head pada hard drive akan memeriksa ruang-ruang yang belum digunakan. Selanjutnya, data-data tersebut akan dipecah ke dalam bagian-bagian kecil (unit alokasi) dan diletakkan pada ruang ruang yang masih tersedia.
Permasalahannya adalah apabila ruang-ruang yang tersisa pada hardisk tidak lagi berada pada jarak yang berdekatan. Kondisi ini dapat menyebabkan file atau data di dalam hardisk mengalami fragmentasi.

Gambaran data dalam hardisk

2. Apa Itu Fragmentasi

Sebelum lebih jauh mengetahui apa itu defrag, kita perlu memahami terlebih dahulu, apa itu fragmentasi?

Data atau file dapat diumpamakan sebagai kumpulan berkas. Apabila berkas-berkas tersebut tidak menempati ruangan yang saling berdekatan di dalam hardisk, maka dapat dikatakan file tersebut terfragmentasi.

Data-data yang terfagmentasi dapat memperlambat kinerja komputer termasuk Windows 7, 8 dan 10. Ketika sistem mengakses data, maka hardisk sebagai media penyimpanan akan terlebih dahulu mencari, pada bagian mana saja data-data tersebut berada.

Artikel terkait : Mengoptimalkan Hard Disk Eksternal dengan Partisi

Apabila data tersebut berada pada jarak ruang yang saling berjauhan maka hardisk akan membutuhkan waktu lebih lama untuk melakukan proses pembacaan.

3. Mengapa Terjadi Fragmentasi

Proses fragmentasi dapat disebabkan oleh beberapa kondisi, seperti berikut:

a. Unit alokasi terdekat tidak memiliki cukup ruang
Ketika anda menambahkan atau menyimpan data ke dalam hardisk, sistem akan memeriksa ketersediaan ruang atau unit alokasi yang saling berdekatan dan sesuai dengan ukuran data tersebut.

Apabila ternyata unit alokasi yang saling berdekatan tidak cukup besar untuk menyimpan data tersebut maka, sistem akan memecah atau membagi data tersebut ke dalam beberapa fragment. Besarnya ukuran fragment akan disamakan dengan ukuran unit alokasi.

b. Ukuran file mengalami perubahan
Ukuran file biasanya akan mengalami perubahan ketika anda melakukan pengeditan atau penyuntingan. Ukuran file dapat membesar, melebihi unit alokasi yang sebelumnya telah disediakan.

Ketika ukuran file telah menggunakan semua unit alokasi yang disediakan, maka sistem akan mengalokasikan tambahan unit alokasi yang belum terpakai pada lokasi yang berdekatan dan mungkin berjauhan.

Apabila unit alokasi yang ditambahkan memiliki letak yang berjauhan dari unit alokasi sebelumnya, maka file tersebut dapat dikatakan telah terfragmentasi (lihat Wikipedia).

4. Apa itu Defrag

Defrag adalah istilah yang sering digunakan untuk proses defragmentasi, yaitu sebuah proses yang dilakukan untuk mengurangi jumlah fragmentasi.

File-file yang terfragmentasi dengan letak yang berjauhan akan diatur dan disusun ulang sehingga menempati ruang-ruang yang saling berdekatan.
Proses defrag bertujuan untuk memperoleh daerah dengan ruang bebas yang besar menggunakan metode pemadatan, guna mencegah terjadinya kembali proses fragmentasi.
Defrag merupakan solusi tepat yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kecepatan hardisk. Hal ini bertujuan untuk mendefragmentasi file-file yang telah terfragmentasi, sehingga Head pada hard disk drive, dapat dengan cepat menemukan dan mengakses data-data yang telah tersimpan.

Dengan mengetahui apa itu defrag, maka kita dapat menyimpulkan bahwa defrag merupakan salah satu cara untuk mempercepat kinerja sistem operasi komputer seperti Windows 7, 8 dan Windows 10. Itulah mengapa kita perlu mengetahui cara defrag Windows.

Artikel terkait : 8 Cara Mempercepat Windows 7 Dengan Benar dan Efektif

5. Cara Defrag Windows 7, 8 dan 10

Cara defrag di Windows 7, 8 dan Windows 10 dapat dilakukan dengan mudah melalui Disk Defragmenter. Caranya tidak berbeda jauh dan hampir memiliki kesamaan.

Namun untuk lebih memahami proses fragmentasi dan defragmentasi, ada baiknya bila kita melakukan defrag Windows dengan menggunakan Defraggler.

Defraggler adalah salah satu software terbaik, yang dapat membantu memperbaiki fragmentasi yang terjadi di dalam hardisk, baik itu hardisk internal maupun hardisk eksternal.

Untuk mengetahui informasi lebih lanjut, kunjungi halaman resmi Defraggler.

Untuk mulai melakukan defrag, buka program Defraggler dan selanjutnya akan tampil menu utama Defraggler. Di dalamnya terdapat jumlah dan rincian Partisi/Drive yang terdapat pada hardisk di Windows 7 anda.

Untuk mengetahui berapa banyak jumlah file yang telah terfragmentasi? Pilihlah pada salah satu Drive (Partisi) kemudian klik tombol Analyze, seperti terlihat pada gambar di bawah ini.

Analisa Fragmentasi

Berikutnya pada bagian bawah akan ditampilkan hasil analisa dari drive atau partisi yang dipilih. Hasil analisa tersebut akan menampilkan rincian tantang jumlah file yang terfragmentasi, total fragmentasi dan persentase fragmentasi.

Pada bagian tengah ditampilkan juga sebuah gambaran tentang kondisi fragmentasi yang terjadi di dalam hardisk.

Untuk mengetahui kondisi fragmentasi secara lebih detail, klik pada bagian tab File list, yang terletak di bagian bawah gambar.

Di dalamnya terlihat secara detail, file-file apa saja yang sebenarnya mengalami fragmentasi. Anda juga dapat melihat berapa banyak fragmentasi yang terjadi pada sebuah file.

Dan bukan hanya itu, Defragler juga akan menampilkan gambaran fragmentasi yang terjadi pada sebuah file. seperti terlihat pada gambar di bawah ini:

Jumlah fragmentasi file

Dapat anda lihat bahwa, file dengan nama The Walk tidak berada pada posisi yang berdekatan dan terpecah ke dalam 3 (tiga) fragments. Kondisi di atas akan mempengaruhi kecepatan hardisk saat mengakses file tersebut.

Untuk melakukan defrag pada salah satu file, klik tombol Defrag Highlighted yang terletak pada bagian paling bawah.

Dalam contoh ini, file yang akan di defrag adalah file jenis video dengan nama The Walk. Dari hasil analisa, file The Walk terpecah ke dalam 3 (tiga) fragment, sebagaimana terlihat pada gambar di atas.

Proses defrag akan menyatukan kembali ketiga fragment tersebut ke dalam satu tempat yang saling berdekatan.

Setelah selesai, kita akan melihat perubahan kondisi dari file The Walk. Dimana pada awalnya terpecah ke dalam tiga bagian fragment yang saling berjauhan, sekarang menyatu menjadi satu bagian. Kondisinya dapat kita lihat di bawah ini.

Hasil defrag file

Dengan telah disatukannya file The Walk ke dalam 1 (satu) fragment, maka proses pembacaan terhadap file tersebut akan lebih maksimal.

Gambaran di atas hanyalah sebuah contoh. Anda tidak perlu bersusah payah untuk melakukan defrag terhadap masing-masing file.

Cara defrag Windows yang lebih mudah dan efektif adalah dengan memilih salah satu partisi yang terdapat dalam sistem anda.

Pilihlah Partisi atau drive yang diinginkan. kemudian klik tombol Analyze untuk mengetahui kondisi fragmentasi.

Setelah proses analisa selesai, Anda bisa menentukan apakah ingin melakukan defrag atau tidak. Jika hasil analisa menunjukkan kondisi yang baik, anda tidak diwajibkan melakukan defrag.

Namun apabila kondisi yang di tampilkan tidak baik maka anda sebaiknya melakukan defrag. Kondisi tidak baik ditandai dengan banyaknya jumlah kotak berwarna merah yang ditampilkan pada gambar.

Kondisi yang tidak sehat juga bisa diketahui dari besarnya persentase fragmentasi. Ini dapat dilihat di bagian bawah pada hasil analisa.

Untuk mulai melakukan defrag, lanjutkan dengan menekan tombol Defrag, seperti tergambar di bawah ini.

Defrag Partisi Harddisk

Kecepatan defrag pada hard disk drive bergantung pada banyaknya file yang terfragmentasi dan besarnya ukuran file.

Apabila proses defrag pada hardisk di Windows 7 telah selesai, maka Defraggler akan menampilkan hasil defrag yang disertai gambaran kondisi saat ini.

Anda dapat membandingkan hasil dari proses defrag dengan hasil analisa sebelumnya, seperti yang tertera pada gambar di atas.

Terlihat bahwa proses defrag telah berhasil menurunkan persentase fragmentasi hardisk hingga ke angka 0%. Meskipun masih terdapat 3 (tiga) file yang terfragmentasi, namun besarannya masih di bawah 1%.

Anda juga dapat melakukan defrag pada hardisk eksternal dengan mengikuti langkah-langkah yang telah dijelaskan di atas.

Demikian uraian singkat tentang apa itu defrag dan cara defrag Windows 7, 8 dan 10 yang mudah dan efektif. Lakukan defrag hardisk secara berkala agar file-file yang terfragmentasi dapat segera di defragmentasi.

Selain mampu meningkatkan kecepatan hardisk saat melakukan pembacaan dan penulisan, defrag juga akan memperpanjang umur hardisk anda.


EmoticonEmoticon